Uncategorized

Kritik Penegak Hukum, Ketua KOKAM Muhammadiyah Dipanggil Polisi

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tiba-tiba mendapat surat panggilan dari aparat kepolisian.

Sebabnyanya, cuma gara-gara pernyataannya mengkritik perihal lambannya pihak korps bhayangkara mengusut kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan.

Berdasarkan dokumen yang didapatkan JawaPos.com, surat panggilan ini terkait dengan laporan Yasri Yudha Yahya, perihal kejadian penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan, pada Selasa (11/04/2017).

“Sehubungan dengan statement dalam program acara Metro Realitas dengan Judul ‘Benang Kusut Kasus Novel’ yang ditayangkan pada tanggal 8 Januari 2018 sekitar pukul 22.00 WIB di Metro TV,” demikian bunyi dokumen tersebut.

Guna menindaklanjuti informasi yang dimiliki Dahnil, polisi pun memanggil pria kelahiran Aceh Timur, 34 tahun yang silam tersebut untuk datang ke ke Unit V Subidtkamneg Direskrimum Polda Metro jaya pada Senin (22/01) mendatang.

”Untuk didengar keterangannya sebagai saksi, oleh penyidik Kompol Raindra Ramadhan Syah dan penyidik pembantu Bripka Rosadi,” jelas dokumen tersebut.

Surat panggilan pemeriksaan.
Surat panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya kepada Dahnil Anzar Simanjuntak (Istimewa for JawaPos.com)

Menanggapi adanya surat panggilan Nomor : S. Pgl/547/I/2018/ Ditreskrimum yang ditujukan padanya, Dahnil membenarkanya.

“Iya saya sudah menerima laporan tersebut, dan saya tidak paham terkait apa dan mengapa (saya dipanggil polisi),” kata Dahnil ketika dikonfirmasi JawaPos.com Kamis (18/01).

Namun demikian, Dahnil mengaku akan tetap memenuhi pemanggilan terkait kritikannya kepada kepolisian itu. Kalau merasa banyak keganjilan, kenapa mau menghadiri pemanggilan itu?

“Karena saya menghormati proses hukum dan akan terus berjuang di rel hukum tersebut,” jawab Dahnil saat ditanya hidayatullah.com, Ahad (21/01/2018) siang melalui pesan singkat.

“Sahabatku yang baik. InsyaaAllah sebagai warga negara yang baik, Senin, besok, pukul 14.00 WIB, saya akan hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, terkait dengan pernyataan saya di acara Metro Realitas @Metro_TV tentang ketidakpercayaan saya terhadap polisi yang mau menuntaskan kasus Novel Baswedan. Meski, terus terang saya merasa banyak keganjilan terkait pemanggilan tersebut.

Namun, Apa pun itu, saya tentu akan hadapi secara hukum, sesuai dengan komitmen saya selama ini menjaga semangat Jihad Amar Ma’ruf Nahi Munkar dengan bingkai hukum. Salam, Dahnil Anzar Simanjuntak (Anin),” demikian pernyataan Panglima Tertinggi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) ini.

“Terkait kasus Novel Baswedan. Karena keterangan saya di Metro Realitas adalah penyataan biasa kekecewaan saya terhadap lambatnya penanganan kasus Novel Baswedan oleh kepolisian, dan saya saya yakini terjadi karena ada kendala teknis,” pungkasnya.

saat ini Dahnil sudah berada di kantor Polda Metro Jaya

Sumber: JawaPos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *